06.05.2006

Produsen Briket Diminta Berkomitmen Pada Kelestarian Lingkungan

Jakarta – Menteri Negara Lingkungan Hidup, Rachmat Witoelar, meminta perusahaan produsen briket batubara agar menunjukkan komitmennya terhadap lingkungan. “Produsen briket harus komitmen mengeluarkan kandungan sulfur dari batubara yang sangat berbahaya bagi kelestarian lingkungan,” kata Rachmat kepada wartawan, Selasa (18/10).

Menurut Rachmat kandungan sulfur pada briket batubara jika tidak dihilangkan akan memberikan kontribusi besar terhadap terjadinya hujan asam. Permintaan Rachmat tersebut terkait dengan mulai meningkatnya pemanfaatan briket sebagai energi alternatif.

Rachmat mengatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan departemen terkait untuk membahas masalah briket tersebut. Ia juga mengatakan Kementerian Lingkungan Hidup akan segera membuat pamflet tentang pembuatan briket yang ramah lingkungan termasuk membuat briket yang berkualitas baik.

Penggunaan briket dan pembuatan kompor briket, kata Rachmat, juga menjadi salah satu hal yang akan disosialisasikan kepada masyarakat. Ia juga meminta berbagai pihak termasuk media massa ikut mensosialisasikan penggunaan briket secara aman seperti membuka jendela ketika menggunakan kompor briket agar emisi pembakaran tidak terlalu banyak terhisap bagi penggunanya.

Les commentaires sont fermés.